Rabu, 31 Agustus 2016

Sistem Informasi Manajemen
  A.      Pengertian Manajemen Sistem Informasi
Manajemen adalah proses perencanaan, perorganisasian, pengawasan, pengarahan, dan lain-lain, dalam suatu organisasi. Sedangkan Informasi adalah data yang di olah sedemikian rupa sehingga memiliki arti bagi penerimanya.
Jadi kesimpulannya Sistem Informasi Manajemen merupakan sistem yang mengolah serta mengorganisasikan data dan informasi yang berguna untuk mendukung pelaksanaan tugas dalam suatu organisasi.
SIM mempunyai elemen-elemen fisik yang dibutuhkan untuk kelancaran sistem yang digunakan, yaitu perangkat keras komputer, perangkat lunak, yaitu perngkat lunak sistem umum, perangkat lunak terapan umum, serta program aplikasi.
Dalam SIM juga terdapat database dan prosedur pelaksanaan sistem manajemen perusahaan tentunya, petugas yang mengoperasikan semua sistem tersebut.


  B.      Fungsi Sistem Informasi Manajemen
Fungsi utama diterapkannya sistem informasi manajemen dalam suatu organisasi adalah sebagai berikut:
1.       Mempermudah pihak manajemen untuk melakukan perencanaan, pengawasan, pengarahan, dan perwakilan kerja kepada semua departmen yang memiliki hubungan koordinasi dengan pihak manajemen.
2.       Meningkatkan efisiensi dan efektifitas data yang tersaji akurat dan tepat waktu.
3.       Menigkatkan produktifitas dan penghematan biaya produksi.
4.       Meningkatkan kualitas sumber daya manusia karena unit sistem kerja yang terkoordinasi dan sistematis.


   C.      Contoh Sistem Informasi Manajemen
1.       Enterprise Resource Planning
Sistem ERP ini biasanya digunakan oleh sejumlah perusahaan besar dalam mengelola manajemen dan melakukan pengawasan yang saling terintegrasi.
2.       Supply Chain Management (SCM)
SCM ini sangat bermanfaat bagi pihak manajemen dimana data –data yang disajikan terintegrasi mengenai manajemen suplai bahan baku, mulai dari pemasok, produsen, pengecer, hingga konsumen akhir.
3.       Transaction Processing System (TPS)
TPS ini berguna untuk proses data dalam jumlah yang besar dengan transaksi bisnis yang rutin.
4.       Office Automation System (OAS)
Sistem aplikasi ini berguna untukmelancarkan komunikasi antar departemen dalam suatu perusahaan.
5.       Knowledge Work System (KWS)
Sistem ini mengintegrasikan satu pengetahuan baru kedalam organisasi agar para tenaga ahli dapat di terapkan pada pekerjaan mereka, dan masih banyak contoh-contoh yang lainnya.



Sumber : www.kembar.pro