A. Pengertian Sistem Informasi Pemasaran
Sistem informasi pemasaran dalam arti luas adalah kegiatan perseorangan dan organisasi yang memudahkan dan mempercepat hubungan pertukaran dalam lingkungan yang dinamis melalui penciptaan pendistribusian promosi dan penentuan harga barang,jasa dan gagasan.
Sistem Informasi pemasaran menurut Philip Kotler , (2003) adalah
Suatu sistem berbasis komputer yang bekerja sama dengan sistem informasi fungsional lain untuk mendukung manajemen perusahaan dalam menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan pemasaran produk.
B. Komponen Sistem Informasi pemasaran
Sistem informasi pemasaran mempunyai komponen yang sama dengan sistem informasi secara umum yaitu :
1. Input
Input dalam system informasi pemasaran adalah:
1.1.Sistem informasi akuntansi: Mengumpulkan data yang menjelaskan transaksi perusahaan.
1.2.Intelejen pemasaran: Mengumpulkan informasi dari lingkungan perusahaan yang berkaitan dengan operasi pemasaran.
1.3.Riset pemasaran: Peneliti pemasaran melakukan penelitian khusus mengenai operasi pemasaran.
2. Data base pemasaran
Data yang digunakan oleh Subsistem output berasal dari data base. Beberapa data dalam data base adalah unik bagi fungsi pemasaran, tapi banyak yang berbagi dengan area fungsional lain.
3. Output pemasaran
Tiap output menyadiakan informasi tentang subsistem itu sebagai bagian dari bauran pemasaran, yaitu:
3.1.Product (Produk): Menyediakan informasi tentang produk perusahaan.
3.2.Place (Tempat): Menyediakan informasi tentang tempat kegiatan periklanan.
3.3.Promotion (Promosi): Menyediakan informasi tentang tempat kegiatan periklanan perusahaan dan penjualan langsung.
3.4.Price (Harga): Membantu manajer untuk membuat keputusan harga.
4. Model pemasaran
Model merupakan cetakan yang merubah bentuk input menjadi output. Model di sistem informasi pemasaran banyak digunakan untuk menghasilkan laporan keperluan anggaran operasi, strategi penentuan harga produk, evaluasi produk baru, pemilihan lokasi fasilitas, evaluasi penghapusan produk lama,penunjukan salesman, penentuan rute pengiriman yang paling optimal, pemilihan media iklan yang paling efektif.
C. Subsistem Informasi Pemasaran
1. Subsistem penelitian pemasaran
Subsistem penelitian pemasaran merupakan sistem yang berhubungan dengan pengumpulan, pencatatan dan analisis data pelanggan dan calon pelanggan.
2. Subsistem intelejen pemasaran
Tiap area fungsional bertanggung jawab untuk menghubungkan perusahaan dengan elemen-elemen tertentu dilingkungan pemsaran yang memliki tanggung jawab utama pada pelanggan dan pesaing.
3. Subsistem produk
Subsistem produk berguna untuk membuat rencana produk baru, yang terdiri dari:
3.1. Siklus hidup produk
3.2. Model evaluasi produk
4. Subsistem tempat
Pengambilan keputusan terhadap penentuan tempat yang sesuai dengan pelemparan produk yg dihasilkan sangat menentukan tingkat penjualan produk.
5. Subsistem promosi
Subsistem promosi berfungsi untuk melakukan analisis terhadap promosi yg dilakukan untuk meningkatkan penjualan.
6. Subsistem Harga
Subsistem harga berfungsi untuk membantu menetapkan harga terhadap produk yg dihasilkan.
6.1. Penetuan harga berdasarkan biaya
Beberapa perusahaan menggunakan penentuan harga berdasarkan biaya dengan menentukan biaya-biaya mereka dan menambahkan markup yang diinginkan.
6.2. Penentuan harga berdasarkan permintaan
Kebijakan harga yang kurang berhati-hati adalah penentuan harga berdasrakan permintaan yang menetapkan harga sesuai dengan nilai yang ditempatkan oleh konsumen terhadap produk.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar