Jumat, 09 Desember 2016

Content Management System (CMS)

A. Pengertian CMS
CMS (Content Management System) adalah suatu sistem yang digunakan untuk mengelola dan memfasilitasi proses pembuatan, pembaharuan, dan publikasi content secara bersama (collaborative content management). Content mengacu pada informasi dalam bentuk teks, grafik, gambar maupun dalam format-format lain yang perlu dikelola dengan tujuan memudahkan proses pembuatan, pembaharuan, distribusi, pencarian, analisis, dan meningkatkan fleksibilitas untuk ditransformasikan ke dalam bentuk lain. Terminologi CMS sendiri cukup luas, di antaranya mencakup software aplikasi, database, arsip, workflow, dan alat bantu lainnya yang dapat dikelola sebagai bagian dari mekanisme jaringan informasi suatu perusahaan maupun global.

CMS (Content Management System) terbukti merupakan sebuah aset penting bagi perusahaan untuk mengelola content situs web dan portal secara efisien dan efektif. Saat ini, berbagai perusahaan mengkombinasikan content tak berstruktur dengan transaksi tradisional dan application logic untuk membangun aplikasi berbasis Web. Web application ini mewujudkan interaksi yang lebih personal dengan para user-nya, dan meningkatkan kinerja perusahaan dengan menyediakan layanan mandiri bagi para karyawan, partner, penyedia barang dan pelanggan. Aplikasi berbasis Web yang semakin berdaya, secara tidak langsung meningkatkan peranan dan pentingnya CMS sebagai bagian dari infrastruktur aplikasi perusahaan. Alhasil, pemilihan CMS yang akan diterapkan di perusahaan tidak bisa dianggap remeh.
Dengan adanya CMS yang terintegrasi dengan sebuah WebSite akan memberikan suatu nilai lebih yang akan meningkatkan fungsionalitas dan fleksibiltas dari Web Site tersebut, terlebih pada WebSite yang tujuan pemanfaatannya sebagai media promosi dan membangun citra konsumen, dimana kontinuitas dan inovasi dalam pemasaran produk-produk secara berkala dan berkesinambungan sebagai suatu hal yang memegang peranan penting dalam tercapainya target pemasaran.

CMS (Content Management System) adalah aplikasi web yang siap pakai. Ini merupakan istilah untuk pemilik website mengupdate websitenya tanpat bantuan pengembang web. Yang dilakukan pengembang web hanya installasi awal dan konfigurasi awal saja. Selanjutnya untuk pengisian artikel, gambar, dan konten-konten lainnya bisa dilakukan oleh pemilik website tanpa harus mengetahui kode-kode HTML ataupun pemrograman web seperti PHP atau ASP .NET

CMS sangatlah berguna dan handal untuk memisahkan tangungjawab antara penulis konten dan desainer web. Dengan demikian, desainer web dapat berkonsentrasi pada tugasnya terutama  masalah desain tampilan dan penempatannya. Sementara itu, siapapun  yang tidak memiliki kemampuan teknis dapat bertanggujawab atas masalah konten, misalnya menuliskan kalimat dan meletakkan gambar di situs web. Jadi, cara kerja CMS melibatkan desainer web dan penulis konten.

CMS membuat halaman web menjadi dinamis. Artinya, halaman web belum benar-benar ada sampai kita memastikan untuk memublikasikannya. Dengan demikian, konten dapat di perbaharui dan hasilnya dapat dilihat terlebih dahulu tanpa harus di publikasikan. Halaman web dinamis berguna saat pengembangan konten, tetapi pengembangannya belum seluruhnya selesai.

Sebenarnya CMS sangatlah rumit, berisi ribuan file dan script yang saling bekerjasama, berpadu dengan basis data untuk menghasilkan situs web. Intinya CMS di desain dan di ciptakan oleh tenaga ahli yang mempunyai kemampuan teknis, tetapi dapat digunakan, di atur, dan dijalankan oleh orang awam, sekalipun tidak mempunyai kemampuan teknis.

B. Fungsi CMS
CMS dapat digunakan untuk membuat berbagai jenis website seperti :

1. Website perusahaan, bisnis, organisasi atau komunitas.
2. Portal
3. Galeri foto
4. Aplikasi E-Commerce / Toko Online
5. Mengelola website pribadi / blog.
6. Untuk membuat web e-Forum
7. Untuk membuat web e-Learning, dan lain-lain.

C. Macam-Macam CMS

a. CMS Joomla

CMS Joomla juga banyak yang menggunakannya. Mayoritas CMS Joomla digunakan untuk membuat sebuah website baik itu company profile, personal, website sekolah, hingga toko online. Karena CMS Joomla ini memang dikhususnya untuk membangun website yang powerfull. Meskipun CMS Wordpress juga powerfull, tetapi CMS Joomla lebih komplek dari CMS Wordpress dan sistem manajemennya yang sedikit rumit dari CMS Wordpress. Untuk informasi lengkap tentang CMS Joomla bisa dilihat di postingan saya di "CMS Joomla"

Joomla versi awal yaitu 1.0.0 merupakan versi alias dari Mambo 4.5.2.3 yang dikembangkan oleh “Pengembang Inti Mambo hingga Agustus 2005″ yang hengkang dari Mambo.

b. CMS Drupal
Dengan Drupal Anda dapat dengan mudah membangun berbagai jenis halaman website-dari membuat blog sederhana sampai forum online dengan komunitas yang besar. Desain Drupal memang tidak sebagus Joomla!, tapi sangat mudah untuk di-customize. Drupal memiliki beberapa modul tambahan yang menarik, seperti untuk search tool dan search-engine friendly URL, dan agregator berita.

c. CMS Wordpress
Tentu bagi kalian yang sudah lalu lalang di dunia web dan blog tidak asing lagi dengan CMS ini, namun untuk informasi bagi yang belum tahu, CMS Wordpress ini adalah sebuah CMS yang sebenarnya dikategorikan ke dalam CMS jenis Blog. Meskipun di khususnya untuk blog, namun kenyataannya banyak sekali developer-developer yang menggunakan CMS ini untuk membuat sebuah website baik itu company profile, hingga toko online. Karena CMS Wordpress ini selain User Friendly, juga memiliki fitur dan layanan yang banyak, selain itu dukungan komunitas juga sudah menyebar luas. Selengkapnya tentang CMS Wordpress bisa dilihat di postingan saya di "CMS Wordpress".

d. CMS OpenCart
CMS OpenCart adalah CMS khusus untuk membuat sebuah Toko Online. CMS ini juga banyak dipakai baik bagi kalangan personal maupun developer yang ingin membangun sebuah toko online. CMS Opencart ini sudah bisa dibilang lengkap, karena memang CMS ini dikhususkan untuk E-Commerce. Beda dengan CMS-CMS diatas. Kekurangan CMS Opencart adalah dari sisi SEO, tetapi untuk manajemen kontennya CMS ini bisa dibilang mudah.

e. CMS Prestashop
CMS Prestashop juga sama dengan CMS Opencart, kedua CMS ini sama-sama dikhususkan untuk membuat sebuah toko online dengan mudah, dan lain-lain masih banyak macam CMS.

Flowmap

A. Pengertian Flowmap

Pengertian Flowmap adalah campuran peta dan flow chart,yang menunjukan pergerakan benda dari satu lokasi ke lokasi lain, seperti jumlah orang dalam migrasi, jumlah barang yang diperdagangkan, atau jumlah paket  dalam jaringan. Flowmap menolong analisis dan programmer untuk memecahkan masalah ke dalam segmen-segmen yang lebih kecil dan menolong dalam menganalisis alternaitf-alternatif lain dalam pengoprasian.

B. Cara Membuat Flowmap

PEDOMAN-PEDOMAN DALAM MEMBUAT FLOWMAP
Bila seorang analis dan programmer akan membuat flowmap , ada beberapa petunjuk yang harus diperhatikan, sepeti :
1. Flowmap digambarkan dari halaman atas ke bawah dan kiri ke kanan.
2. Aktivitas yang digambarkan harus didefinisikan secara hati-hati dan definisi ini harus dapat di mengerti oleh pembacanya.
3. Kapan aktivitas dimulai dan berakhir harus di tentukan secara jelas.
4. Setiap langkah dari aktivitas harus berada pada urutan yang benar.
5. Lingkup dan range dari aktifitas yang sedang di gambarkan harus di telusuri dengan hati-hati.
6.Gunakan simbol-simbol flowchart yang standar.

C. Simbol-simbol dalam Flowmap dan fungsinya


Simbol dalam Flowmap

Fungsi simbol-simbol dalam flowmap :
1.Dokumen : Menunjukan dokume input atau output untuk proses manual atau komputer.
2.Proses : Kegiatan proses yang di lakukan dengan komputerisasi.
3.Proses Manual : Kegiatan proses yang di lakukan dengan manual.
4.Garis alir : Menunjukan alir data dari atau ke proses.
5.Data store : Menunjukan penyimpanan arsip atau dokumen non komputer.
6.Database : Tempat penyimpanan data berbasis database
7.Data elektronik : Menunjukan laporan data elektronik.

Proses Bisnis dalam Sistem Informasi Manajemen

Persaingan bisnis yang semakin kompetitif yang semakin lengkap dan terlebih lagi perekonomian kita sedang dilanda krisis, walaupun kenyataan seperti itu tidak menjadi suatu halangan bagi para pebisnis perusahaan tetap berfikir positif untuk melanjutkan bisnis yang menurutnya adalah yakin karena pangsa pasar di tempat kita akan semakin mencerahkan pandangan para pengusaha yang menanamkan sahamnya di Indonesia, terlebih lagi pangsa pasar yang semakin meningkat pesat perkembanganya yaitu pansa pasar perkembangan system informasi yang seakan akan kita menjual serba ada karena bukan hanya produk yang ditawarkan melainkan jasa yang yang dibuat oleh pra programmer,
Masalah yang sering kali terjadi adalah perusahaan gagal atau terlambat dalam merespon tantangan bisnis yang muncul secara tidak terduga. Sebagai contoh: banyak perusahaan sangat lambat dalam mendeteksi adanya peluang-peluang bisnis baru serta dalam mendeteksi pergerakan yang dilakukan oleh kompetitor; lebih jauh lagi adalah perusahaan kadang cenderung mempunyai sifat reaktif dan tidak dapat mendeteksi masalah secara dini, dimana ini merupakan hal yang sangat kontraproduktif bagi perusahaan dalam menghadapi perkembangan bisnis di masa seperti sekarang ini.

ADAPUN SYSTEM INFORMASI YANG TERDIRI DARI:
Sistem fungsional, sistem penjualan dan pemasaran sistem manufaktur dan produksi, sistem keuangan dan akutansi serta sistem sumber daya manusia.
• Tidak ada sistem informasi tunggal faktanya, perusahaan berskala menengah dan besar memiliki ribuan program komputer dan ratusan sistem yang berbeda.

AKTIVITAS DALAM BERBISNIS ADALAH :
• Aktivitas bisnis adalah Aktiviatas kerja dari bahan baku, informasi, dan pengetahuan seperangkat aktivitas. Contohnya proses memperkerjakan karyawan.
• Aktivitas bisnis memperkerjakan dapat diuraiakan sebagai berikut:
• Membuat periklanan tempat,
• mengujungi agen pekerjaan,
• mengumpulkan surat lamaran,
• memeriksa surat lamaran,
• mewawancarai kandidat,
• mengevaluasi kandidat
• membuat keputusan kepegawaian,
• melibatkan karyawan pada sistem kepegawaian seperti penggajian, kesehatan, dan pensiun.

Sistem bisnis informasi yang terdiri dari :
• Fungsi dari system informasi ini juga meliputi system sumberdaya manusianya itu sendiri kita diharuskan mebngkaji Sdm yang ada dilingkungan kerja kita


ALUR PEMROSESAN TRANSAKSI

• Sistem pemrosesan transaksi
• Sebuah sistem pemrosesan transaksi adalah sistem terkomputerisasi yang menjalankan dan mencatat transaksi rutin harian yang diperlukan untuk menjalankan bisnis, seperti memasukkan pesanan penjualan, pemesanan hotel, penggajian, pencatatan karyawan, dan pengiriman.
• Tujuan utama dari sistem pada tingkat ini adalah untuk menjawab pertanyaan rutin dan untuk melacak arus transaksi yang melalui organisasi.


SISTEM SUMBER DAYA MANUSIA
• Fungsi sumber daya manusia bertanggung jawab untuk menarik, mengembangkan, dan mempertahankan tenaga kerja perusahaan. Sistem informasi sumber daya manusia (human resources informasion system) mendukung aktivitas seperti mengenali karyawan potensial, menjaga catatan lengkap mengenai karyawan yang ada, dan menciptakan program untuk mengembangkan bakat dan keahlian karyawan.
• Sistem sumber daya manusia membantu manajemen senior mengenali kebutuhan sumber daya manusia

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
• Sistem informasi manajemen-SIM (manajemen information system-MIS) juga merancang kategori khusus sistem informasi yang melayani manajemen tingkat menengah. SIM menyediakan laporan kinerja terbaru perusahaan kepada manajemen tingkat menengah. Informasi ini digunakan untuk mengawasi dan mengendalikan bisnis dan memprediksi kinerja di masa depan.

HUBUNGAN ANTAR SISTEM
• Berbagai jenis sistem dalam sebuah organisasi saling terkait satu sama lain. TPS adalah penghasil utama informasi yang dibutuhkan oleh kebanyakan sistem lain dalam perusahaan, yang selanjutnya akan menghasilkan informasi untuk sistem yang lain. Pada kebanyakan perusahaan, jenis sistem yang berbeda tersebut relatif tidak terkait. Namun demikian, semakin banyak perusahaan yang menggunakan teknologi baru untuk mengintegrasikan informasi yang berada dalam sistem yang berbeda.

SISTEM YANG MELINGKUPI PERUSAHAAN
• APLIKASI PERUSAHAAN : Aplikasi dimana untuk melakukan pemrosesan agar mempermudah pekerjaan yang kita lakukan
• Aplikasi perusahaan (enterprise application) yang merupakan sistem yang melingkupi area fungsional, berfokus pada menjalankan proses bisnis di dalam perusahaan bisnis, termasuk seluruh tingkatan manajemen. Aplikasi perusahaan membantu bisnis untuk menjadi lebih fleksibel dan produktif dengan mengoordinasikan proses bisnis dengan lebih dekat dan mengintegrasikan sekelompok proses agar mereka berfokus pada pengelolaan sumber daya yang efisien dan pelayanan pelanggan.

SISTEM MANAJEMEN HUBUNGAN PELANGGAN
Sistem manajemen hubungan pelanggan (customer relationship manajement-CRM) membantu perusahaan mengelola hubungannya dengan pelanggan. Sistem ini menyediakan informasi untuk mengordinasikan seluruh proses bisnis yang berhubungan dengan pelanggan dalam hal :
1. Penjualan
2. Pemasaran
3. Pelayanan untuk mengoptimalkan pendapatan
4. Kepuasan pelanggan
5. Mempertahankan pelanggan

E-BUSINESS,E-COMMERCE DAN E.GOVERNMENT
• E-BUSINESS => mengacu kepada penggunaan teknologi digital dan internet untuk menjalankan proses bisnis utama pada perusahaan.
• E-COMMERCE => bagian dari E-business yang berhubungan dengan pembelian dan penjualan barang dan jasa melalui internet.
• E.GOVERNMENT => mengacu kepada aplikasi internet dan teknologi jaringan untuk secara digital memungkinkan hubungan pemerintah dan agen sektor publik dengan masyarakat, bisnis, dan perpanjangan pemerintahan lainnya.

Penyusunan SIM Pendidikan

Pendahuluan

A. Pengertian Sistem

     Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu.
   
     Suatu sistem mempunyai karakteristik sebagai berikut :

1.     Mempunyai komponen (components)
 Komponen sistem adalah segala sesuatu yang menjadi bagian penyusun sistem. Komponen sistem dapat berupa benda nyata atau abstrak. Komponen sistem disebut sebagai subsistem, dapat berupa orang, benda, hal atau kejadian yang terlibat di dalam sistem.

2.     Mempunyai batas (boundary)
Batasan sistem diperlukan untuk membedakan satu sistem dengan sistem yang lain, tanpa       adanya batasan sistem , maka sangat sulit untuk menjelaskan suatu sistem.

3.     Mempunyai lingkungan (environments)
 Lingkungan sistem adalah segala sesuatu yang berada di luar sistem. Lingkungan sistem dapat menguntungkan ataupun merugikan. Umumnya, lingkungan yang menguntungkan akan selalu dipertahankan untuk menjaga keberlangsungan sistem. Sedangkan lingkunga sistem yang merugikan akan di upayakan agar mempunyai pengaruh seminimal mungkin, bahkan jika mungkin di tiadakan.

4.     Mempunyai penhubung antar muka (interface) antar komponen
 Penghubung antar muka merupakan komponen sistem, yaitu segala sesuatu yang bertugas
 menjembatani hubungan antar komponen dalam sistem. Penghubung antar muka merupakan sarana  yang memungkinkan setiap komponen saling berinteraksi dan berkomunikasi dalam rangka  menjalankan fungsi masing-masing kompinen.

5.     Mempunyai masukan (input)
Masukan merupakan komponen sistem, yaitu segala sesuatu yang perlu dimasukkan ke dalam  sistem sebagai bahan yang akan diolah lebih lanjut untuk menghasilkan keluaran yang berguna.

6.     Mempunyai pengolahan (processing)
Pengola merupakan komponen sistem yang mempunyai peran utama mengolah masukan agar menghasilkan keluaran yang berguna bagi para pemakainya. Dalam sistem informasi manajemen, pengolahan adalah berupa program aplikasi computer yang dikembangkan untuk keperluan khusus.

7.     Mempunyai keluaran (output)
Keluaran merupakan komponen sistem yang berupa berbagai macam bentuk keluaran yang dihasilkan oleh komponen pengolahan. Dalam sistem informasi manajemen, keluaran adalah informasi yang dihasilkan oleh program aplikasi yang akan dihasilkan oleh program aplikasi yang akan digunakan oleh para pemakai sebagai bahan pengambilan keputusan.

8.     Mempunyai sasaran (objectives) dan tujuan (goal)
Setiap komponen dalam sistem perlu dijaga agar saling bekerja sama dengan harapan agar mampu mencapai sasaran dan tujuan sistem.
Mempunyai kendali (control)

Setiap komponen dalam sistem perlu selalu dijaga agar tetap bekerja sesuai dengan peran dan fungsinya masing-masing. Hal ini bisa dilakukan jika ada bagian yang berperan menjaganya, yaitu bagian kendali. Bagian kendali mempunyai peran utama menjaga agar proses dalam sistem dapat berlangsung secara normal sesuai batasan yang telah ditetapkan sebelumnya. Dalam sistem informasi manajemen,

B. Pengertian Sistem Informasi Manajemen

    Sistem Informasi Manajemen digambarkan sebagai sebuah bangunan piramida dimana lapisan dasarnya terdiri dari informasi, penjelasan transaksi, penjelasan status, dan sebagainya. Lapisan berikutnya terdiri dari sumber-sumber informasi dalam mendukung operasi manajemen sehari-hari. Lapisan keriga terdiri dair sumber daya sistem informasi untuk membantu perencanaan taktis dan pengambilan keputusan untuk pengendalian manajemen. Lapisan puncak terdiri dari sumber daya informasi utnuk mendukung perencanaan dan perumusan kebijakan oleh tingkat manajemen.

C. Sistem Informasi Manajemen Pendidikan

Sistem Informasi Manajemen Pendidikan (SIMDIK) adalah sebuah sistem informasi untuk kebutuhan manajemen lembaga pendidikan dalam hal ini adalah sekolah, yaitu TK, SD, SMP, dan SMA. SIMDIK dikembangkan secara terpadu dimulai dari proses operasional pendaftaran siswa baru, proses akademik, pengelolaan keuangan, sampai operasional siswa menjadi alumni.
SIMDIK merupakan proses operasional sekolah. SIMDIK juga dirancang sesuai dengan standar JARDIKNAS. Segala kebutuhan pelaporan dari sekolah ke Dinas Pendikan Daerah maupun untuk kebutuhan Depdiknas dapat dilakukan dengan mudah. Dengan adanya SIMDIK manajemen pendidikan menjadi lebih mudah dan terkontrol
Dalam menghadapi globalisasi, sistem informasi semakin dibutuhkan oleh lembaga pendidikan, khususnya dalam meningkatkan kelancaran aliran informasi dalam lembaga pendidikan, kontrol kualitas, dan menciptakan aliansi atau kerja sama dengan pihak lain yang dapat meningkatkan nilai lembaga pendidikan tersebut.


D. Manfaat Sistem Informasi Manajemen di Bidang Pendidikan

Manfaat SIM Di Bidang Pendidikan :

1. Memperbesar kemampuan pengambil keputusan untuk memproses informasi dan pengetahuan.
2. Memperbesar kemampuan pengambil keputusan dalam menangani permasalahan yang kompleks,      berskala besar, dan menggunakan banyak waktu.
3. Memperpendek waktu pengambilan keputusan.
4. Meningkatkan reliabilitas dari hasil keputusan dan outcome.
5. Memberikan pendekatan baru dalam proses berpikir mengenai lingkup permasalahan dan konteks      keputusan.
6. Mendorong pelaksanaan eksplorasi bagi pengambil keputusan.
7. Membangkitkan bukti baru dalam mendukung sebuah keputusan atau konfirmasi dari asumsi yang     sudah ada.
8. Menghasilkan keunggulan strategis dan kompetitif di dalam persaingan antar organisasi. termasuk kemampuan grafik menyeluruh atas


E. Perencanaan Pembuatan SIM Pendidikan di SMAN 1 Telagasari

   Setelah melakukan observasi di SMAN 1 Telagasari dan mengetahui prosedur penerimaan siswa baru di sekolah tersebut kami mencoba mencari informasi tentang sistem informasi pendidikan dari berbagai sumber setelah informasi berhasil terkumpul kami mulai mengumpulkan ide-ide dan aplikasi apa saja yang akan kami butuhkan dalam pembuatan SIM Pendidikan tersebut.




Observasi Tentang SIM Pendidikan

A. Pengertian Sistem Informasi Manajemen Pendidikan

      Sistem Informasi Manajemen Pendidikan (SIMDIK) adalah sebuah sistem informasi untuk kebutuhan manajemen lembaga pendidikan dalam hal ini adalah sekolah, yaitu TK, SD, SMP, dan SMA. SIMDIK dikembangkan secara terpadu dimulai dari proses operasional pendaftaran siswa baru, proses akademik, pengelolaan keuangan, sampai operasional siswa menjadi alumni.
SIMDIK merupakan proses operasional sekolah. SIMDIK juga dirancang sesuai dengan standar JARDIKNAS. Segala kebutuhan pelaporan dari sekolah ke Dinas Pendikan Daerah maupun untuk kebutuhan Depdiknas dapat dilakukan dengan mudah. Dengan adanya SIMDIK manajemen pendidikan menjadi lebih mudah dan terkontrol
Dalam menghadapi globalisasi, sistem informasi semakin dibutuhkan oleh lembaga pendidikan, khususnya dalam meningkatkan kelancaran aliran informasi dalam lembaga pendidikan, kontrol kualitas, dan menciptakan aliansi atau kerja sama dengan pihak lain yang dapat meningkatkan nilai lembaga pendidikan tersebut.


B. Observasi SIMDIK di SMAN 1 Telagasari

Perkembangan teknologi informasi telah mengubah dunia menjadi serba mudah dan terbukti dengan dukungan teknologi komputer, mekanisme kerja yang panjang menjadi efektif dan efisien. Komputer memiliki peran penting dalam menunjang kelancaran aktivitas pekerjaan di dalam suatu informasi, cara pengaturan data dengan menggunakan sistem basis data yang selama ini telah mendukung kinerja banyak instansi, seperti halnya di SMAN 1 Telagasari ini dimana sistem penerimaan peserta didik baru melalui situs yang dikelola pemerintah.

Dalam kasus ini, kami memilih sistem informasi pendidikan. Kami memutuskan untuk membuat website yang dapat digunakan sebagai saran untuk memberikan informasi yang ada di SMAN 1 Telagasari. Sistem informasi yang kami buat akan memudahkan pendaftar untuk mengetahui tata cara pendaftaran siswa baru secara online di website pemerintah, melalui website yang kami buat di SMAN 1 Telagasari. Pendaftar juga dapat mengakses segala informasi sekolah yang sudah disediakan oleh pihak kami. Web yang kami buat bertujuan untuk memudahkan pendaftar untuk mengetahui informasi tentang sekolah.

Kami melakukan metode observasi dengan cara melakukan studi lapangan yang bertempat di SMAN 1 Telagasari sendiri. Dari observasi tersebut kita mendapatkan informasi tentang prosedur tata cara pendaftaran, proses penerimaan siswa baru, dan lain-lain yang pastinya sangat membantu kami dalam menyusun tugas kami.

Setelah melakuan penelitian dengan menggunakan berbagai metode pengumpulan data maka dapat di simpulan bahwa proses bisnis yang sedang berjalan pada  proses penerimaan peserta didik baru di SMAN 1 Telagasari adalah siswa melakukan pendaftaran secara online melalui situs pemerintah dan memenuhi semua persyaratan yang meliputi SKHUN sementara dan Surat Berkelakuan Baik dari sekolah Asal. Kemudian melewati tahap penyeleksian yang meliputi 4 jalur yaitu :
a.      Jalur Luar Kabupaten (2%)2.
b.      Jalur Prestasi (10%)3.
c.      Jalur Rayonisasi untuk jalur rayon ini dibagi menjadi 2 
      ·        Kategori Keluarga Tidak Mampu (KTM) (20%)
      ·        Kategori Non Keluarga Tidak Mampu dan Non Prestasi (25%)
d.      Jalur Akademik (43%)

Selanjutnya calon peserta didik baru dapat memantau hasil seleksi, diterima atau tidaknya pada website resmi milik SMAN 1 Telagasari.





Kamis, 22 September 2016

Customer Relationship Management (CRM)



Customer Relationship Management (CRM)


A.      Definisi CRM
·         Stewart Deck (2001) menulis, CRM menupakan strategi yang digunakan untuk lebih mempelajari kebutuhan dan perilaku customer dalam rangka untuk menciptakan hubungan yang lebuh kuat dengan meraka.
·         CRM dapat juga dikatakan sebagai suatu proses yang secara bersama-sama akan membawa beraneka ragam informasi tentang customer, sales, efektivitas marketing, responsivitas dan trend pasar.
·         CRM adalah cara untuk mengubah kebiasan perilaku customer dan memperkuat ikatan antara perusahaan dan perusahaan.
·         Kesimpulannya , Customer Relationship Management (CRM) adalah segala tindakan yang dilakukan untuk mempelajari atau mengetahui perilaku para customer agar perusahaan dapat mengerti kebutuhan apa yang diperlukan customer sehingga customer tertarik.

B. Tujuan dan Manfaat CRM
Tujuan dan Manfaat CRM


Setiap perusahaan perlu memiliki suatu standar proses bisnis untuk mengidentifikasi pelanggannya, membedakan pelanggan berdasarkan customer-value dan customer need, berinteraksi dengan pelanggan, dan meng-customize servis yang diberikan kepada pelanggan agar dapat mencapai customer acquisition, customer enhancement dan customer retention yang lebh baik.
Tujuan CRM menurut Kalakota, Robinson (2001):
1.      Meningkatkan hubungan antara perusahaan dengan pelanggan yang sudah ada untuk meningkatkan pendapatan perusahaan. Menyediakan informasi yang lengkap mengenai pelanggan untuk memaksimalkan jalinan hubungan pelangan dengan perusahan melalui penjualan secara up-selling dan cross-selling, dengan demikian pada saat yang bersamaan dapat meningkatkan keuntungan dengan cara mengidentifikasikan, menarik serta mempertahankan pelanggan yang paling memberikan nilai tambah bagi perusahaan.
2.      Menggunakan informasi yang terintegrasi untuk menghasilkan pelayanan yang paling memuaskan dengan memanfaatkan informasi pelanggan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan sehingga dapat menghemat waktu pelanggan dan mengurangi frustasi.
3.      Menghasilkan konsistensi dalam prosedur dan proses saluran jawaban kepada pelanggan.

Manfaat CRM menurut Amin Tunggal adalah sebagai berikut:
1.      Mendorong loyalitas pelanggan
Aplikasi CRM memungkinkan perusahaan untuk memanfaatkan informasi dari semua titik kontak dengan pelanggan, baik melalui web, call center, atau melalui staf pemasaran dan pelayanan di lapangan. Dengan adanya konsistensi dan kemudahan dalam mengakses dan menerima informasi, maka bagian penualan dan pelayanan akan dapat memberikan layanan yang lebih baik lagi kepada pelanggan dengan memanfaatkan berbagai informasi penting mengenai pelanggan tersebut.
2.      Mengurangi biaya
Dengan penerapan CRM, memungkinkan penjualan dan pelayanan terhadap pelanggan memiliki skema pemasaran yang spesifik dan terfokus, serta dengan menargetkan pelayanan pada pelanggan yang tepat pada saat yang tepat. Dengan demikian, biaya yang dikeluarkan akan menjadi tergunakan secara maksimal dan tidak terbuang percuma yang berujung pada pengurangan biaya.
3.      Meningkatkan efisiensi operasional
Kemudahan proses penjualan dan layanan akan dapat mengurangi resiko turunnya kualitas pelayanan dan mengurangi beban cash flow.
4.      Peningkatan time to market
Penerapan CRM akan memungkinkan perusahaan mendapatkan informasi mengenai pelanggan seperti data tren pembelian oleh pelanggan yang dapat dimanfaatkan perusahaan dalam menentukan waktu yang tepat dalam memasarkan suatu produk.
5.      Peningkatan pendapatan
Seperti yang telah disebutkan diatas, penerapan CRM yang tepat akan meningkatkan loyalitas pelanggan, mengurangi biaya, meningkatkan efisiensi operasional, dan peningkatan time to market yang pada akhirnya akan berujung pada peningkatan pendapatan perusahaan.


C.      Macam-macam CRM
·         eCRM yaitu CRM yang berbasis WEB
·         ECRM yaitu Enterprise CRM
·         PRM yaitu Partner Relationship CRM
·         cCRM yaitu Collaborative CRM
·         SRM yaitu Supplier Relationship Management
·         mCRM yaitu Mobile CRM
·         xCRM yaitu More hybrids to com


D.      Contoh Kasus

Cara mengetahui keprilakuan pelanggan pada E-commerce, yaitu onlineshop.

  Data → Informasi
Informasi Automatisasi
 keprilakuan (customer atau Pelanggan)
·         Diskon
·         Bonus
·         Brand
·         Model
·         Fasilitas pengiriman (servis)
Cepat, gratis biaya kirim, dll.
·         Ekslusif/Limited Edition


Bagaimana Mengetahui kerilakuan pelanggan ?
Untuk pelanggan yang cenderung ke diskon misalnya.
1.       Adakan promo besar
Contoh : Harga iphone 7 diskon 20% untuk 10 pembeli , dan akan diumumkan setiap minggunya 2 orang.
2.       Pelanggan diminta untuk mengisi data diri yaitu nama , alamat, dll.
3.       Data tersebut kemudian masuk ke data base.
4.       Data pengunjung yang cenderung ke diskon didapat.

Seperti itulah cara mengetahui keprilakuan pelanggan menurut kesukaannya. Untuk penerapan bonus, brand , dll kita dapat menyesuaikan cara seperti apa yang tepat.

Rabu, 14 September 2016

                              KONSEP  INFORMASI MANAGEMEN
A. Pengertian Sistem Informasi Manajemen

Sistem adalah sekumpulan komponen yang disusun untuk mencapai tujuan yang sama.

Data adalah angka, huruf, simbol yang belum diolah dan tidak memiliki arti.

Informasi adalah sekumpulan data (gambar, suara, tulisan, angka, simbol, dll) yang sudah diolah.

Kumpulan informasi disebut knowledge.

Manajemen adalah suatu proses tindakan yang dimaksudkan untuk mengatur kerja suatu organisasi agar berjalan dengan baik,

Jadi pengertian Sistem Informasi Manajemen adalah sistem yang dimaksudkan untuk mengatur atau       mendukung pelaksanaan tugas dalam suatu organisasi agar mendapatkan informasi.


B. Contoh Konsep Sistem Informasi Manajemen Bisinis

    Pendukung Sistem Informasi Manajemen Bisnis adalah :
a.      Sistem Informasi Sumber Daya Manusia
-          Perekrutan dan Penerimaan
-          Pendidikan dan Pelatihan
-          Manajemen Data
-          Penghentian dan Administrasi Tunjangan
b.      Sistem Informasi Pemasaran
-          Produk
-          Tempat
-          Promosi
-          Harga Produk
-          Strategi Pemasaran
c.       Sistem Informasi Akuntansi
-          Menyimpan data transaksi perusahaan
-          Memproses data menjadi informasi yang berguna untuk pihak manajemen
-          Mengendalikan kontrol data aset perusahaan.
d.      Sistem Informasi Keuangan
-          Laporan khusus
-          Laporan periodik
e.      Sistem Informasi Manufactur
-          Sistem titik pemesanan kembali
-          Material Requirment Planing
-          Just in Time