Kamis, 22 September 2016

Customer Relationship Management (CRM)



Customer Relationship Management (CRM)


A.      Definisi CRM
·         Stewart Deck (2001) menulis, CRM menupakan strategi yang digunakan untuk lebih mempelajari kebutuhan dan perilaku customer dalam rangka untuk menciptakan hubungan yang lebuh kuat dengan meraka.
·         CRM dapat juga dikatakan sebagai suatu proses yang secara bersama-sama akan membawa beraneka ragam informasi tentang customer, sales, efektivitas marketing, responsivitas dan trend pasar.
·         CRM adalah cara untuk mengubah kebiasan perilaku customer dan memperkuat ikatan antara perusahaan dan perusahaan.
·         Kesimpulannya , Customer Relationship Management (CRM) adalah segala tindakan yang dilakukan untuk mempelajari atau mengetahui perilaku para customer agar perusahaan dapat mengerti kebutuhan apa yang diperlukan customer sehingga customer tertarik.

B. Tujuan dan Manfaat CRM
Tujuan dan Manfaat CRM


Setiap perusahaan perlu memiliki suatu standar proses bisnis untuk mengidentifikasi pelanggannya, membedakan pelanggan berdasarkan customer-value dan customer need, berinteraksi dengan pelanggan, dan meng-customize servis yang diberikan kepada pelanggan agar dapat mencapai customer acquisition, customer enhancement dan customer retention yang lebh baik.
Tujuan CRM menurut Kalakota, Robinson (2001):
1.      Meningkatkan hubungan antara perusahaan dengan pelanggan yang sudah ada untuk meningkatkan pendapatan perusahaan. Menyediakan informasi yang lengkap mengenai pelanggan untuk memaksimalkan jalinan hubungan pelangan dengan perusahan melalui penjualan secara up-selling dan cross-selling, dengan demikian pada saat yang bersamaan dapat meningkatkan keuntungan dengan cara mengidentifikasikan, menarik serta mempertahankan pelanggan yang paling memberikan nilai tambah bagi perusahaan.
2.      Menggunakan informasi yang terintegrasi untuk menghasilkan pelayanan yang paling memuaskan dengan memanfaatkan informasi pelanggan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan sehingga dapat menghemat waktu pelanggan dan mengurangi frustasi.
3.      Menghasilkan konsistensi dalam prosedur dan proses saluran jawaban kepada pelanggan.

Manfaat CRM menurut Amin Tunggal adalah sebagai berikut:
1.      Mendorong loyalitas pelanggan
Aplikasi CRM memungkinkan perusahaan untuk memanfaatkan informasi dari semua titik kontak dengan pelanggan, baik melalui web, call center, atau melalui staf pemasaran dan pelayanan di lapangan. Dengan adanya konsistensi dan kemudahan dalam mengakses dan menerima informasi, maka bagian penualan dan pelayanan akan dapat memberikan layanan yang lebih baik lagi kepada pelanggan dengan memanfaatkan berbagai informasi penting mengenai pelanggan tersebut.
2.      Mengurangi biaya
Dengan penerapan CRM, memungkinkan penjualan dan pelayanan terhadap pelanggan memiliki skema pemasaran yang spesifik dan terfokus, serta dengan menargetkan pelayanan pada pelanggan yang tepat pada saat yang tepat. Dengan demikian, biaya yang dikeluarkan akan menjadi tergunakan secara maksimal dan tidak terbuang percuma yang berujung pada pengurangan biaya.
3.      Meningkatkan efisiensi operasional
Kemudahan proses penjualan dan layanan akan dapat mengurangi resiko turunnya kualitas pelayanan dan mengurangi beban cash flow.
4.      Peningkatan time to market
Penerapan CRM akan memungkinkan perusahaan mendapatkan informasi mengenai pelanggan seperti data tren pembelian oleh pelanggan yang dapat dimanfaatkan perusahaan dalam menentukan waktu yang tepat dalam memasarkan suatu produk.
5.      Peningkatan pendapatan
Seperti yang telah disebutkan diatas, penerapan CRM yang tepat akan meningkatkan loyalitas pelanggan, mengurangi biaya, meningkatkan efisiensi operasional, dan peningkatan time to market yang pada akhirnya akan berujung pada peningkatan pendapatan perusahaan.


C.      Macam-macam CRM
·         eCRM yaitu CRM yang berbasis WEB
·         ECRM yaitu Enterprise CRM
·         PRM yaitu Partner Relationship CRM
·         cCRM yaitu Collaborative CRM
·         SRM yaitu Supplier Relationship Management
·         mCRM yaitu Mobile CRM
·         xCRM yaitu More hybrids to com


D.      Contoh Kasus

Cara mengetahui keprilakuan pelanggan pada E-commerce, yaitu onlineshop.

  Data → Informasi
Informasi Automatisasi
 keprilakuan (customer atau Pelanggan)
·         Diskon
·         Bonus
·         Brand
·         Model
·         Fasilitas pengiriman (servis)
Cepat, gratis biaya kirim, dll.
·         Ekslusif/Limited Edition


Bagaimana Mengetahui kerilakuan pelanggan ?
Untuk pelanggan yang cenderung ke diskon misalnya.
1.       Adakan promo besar
Contoh : Harga iphone 7 diskon 20% untuk 10 pembeli , dan akan diumumkan setiap minggunya 2 orang.
2.       Pelanggan diminta untuk mengisi data diri yaitu nama , alamat, dll.
3.       Data tersebut kemudian masuk ke data base.
4.       Data pengunjung yang cenderung ke diskon didapat.

Seperti itulah cara mengetahui keprilakuan pelanggan menurut kesukaannya. Untuk penerapan bonus, brand , dll kita dapat menyesuaikan cara seperti apa yang tepat.

Rabu, 14 September 2016

                              KONSEP  INFORMASI MANAGEMEN
A. Pengertian Sistem Informasi Manajemen

Sistem adalah sekumpulan komponen yang disusun untuk mencapai tujuan yang sama.

Data adalah angka, huruf, simbol yang belum diolah dan tidak memiliki arti.

Informasi adalah sekumpulan data (gambar, suara, tulisan, angka, simbol, dll) yang sudah diolah.

Kumpulan informasi disebut knowledge.

Manajemen adalah suatu proses tindakan yang dimaksudkan untuk mengatur kerja suatu organisasi agar berjalan dengan baik,

Jadi pengertian Sistem Informasi Manajemen adalah sistem yang dimaksudkan untuk mengatur atau       mendukung pelaksanaan tugas dalam suatu organisasi agar mendapatkan informasi.


B. Contoh Konsep Sistem Informasi Manajemen Bisinis

    Pendukung Sistem Informasi Manajemen Bisnis adalah :
a.      Sistem Informasi Sumber Daya Manusia
-          Perekrutan dan Penerimaan
-          Pendidikan dan Pelatihan
-          Manajemen Data
-          Penghentian dan Administrasi Tunjangan
b.      Sistem Informasi Pemasaran
-          Produk
-          Tempat
-          Promosi
-          Harga Produk
-          Strategi Pemasaran
c.       Sistem Informasi Akuntansi
-          Menyimpan data transaksi perusahaan
-          Memproses data menjadi informasi yang berguna untuk pihak manajemen
-          Mengendalikan kontrol data aset perusahaan.
d.      Sistem Informasi Keuangan
-          Laporan khusus
-          Laporan periodik
e.      Sistem Informasi Manufactur
-          Sistem titik pemesanan kembali
-          Material Requirment Planing
-          Just in Time



Rabu, 31 Agustus 2016

Sistem Informasi Manajemen
  A.      Pengertian Manajemen Sistem Informasi
Manajemen adalah proses perencanaan, perorganisasian, pengawasan, pengarahan, dan lain-lain, dalam suatu organisasi. Sedangkan Informasi adalah data yang di olah sedemikian rupa sehingga memiliki arti bagi penerimanya.
Jadi kesimpulannya Sistem Informasi Manajemen merupakan sistem yang mengolah serta mengorganisasikan data dan informasi yang berguna untuk mendukung pelaksanaan tugas dalam suatu organisasi.
SIM mempunyai elemen-elemen fisik yang dibutuhkan untuk kelancaran sistem yang digunakan, yaitu perangkat keras komputer, perangkat lunak, yaitu perngkat lunak sistem umum, perangkat lunak terapan umum, serta program aplikasi.
Dalam SIM juga terdapat database dan prosedur pelaksanaan sistem manajemen perusahaan tentunya, petugas yang mengoperasikan semua sistem tersebut.


  B.      Fungsi Sistem Informasi Manajemen
Fungsi utama diterapkannya sistem informasi manajemen dalam suatu organisasi adalah sebagai berikut:
1.       Mempermudah pihak manajemen untuk melakukan perencanaan, pengawasan, pengarahan, dan perwakilan kerja kepada semua departmen yang memiliki hubungan koordinasi dengan pihak manajemen.
2.       Meningkatkan efisiensi dan efektifitas data yang tersaji akurat dan tepat waktu.
3.       Menigkatkan produktifitas dan penghematan biaya produksi.
4.       Meningkatkan kualitas sumber daya manusia karena unit sistem kerja yang terkoordinasi dan sistematis.


   C.      Contoh Sistem Informasi Manajemen
1.       Enterprise Resource Planning
Sistem ERP ini biasanya digunakan oleh sejumlah perusahaan besar dalam mengelola manajemen dan melakukan pengawasan yang saling terintegrasi.
2.       Supply Chain Management (SCM)
SCM ini sangat bermanfaat bagi pihak manajemen dimana data –data yang disajikan terintegrasi mengenai manajemen suplai bahan baku, mulai dari pemasok, produsen, pengecer, hingga konsumen akhir.
3.       Transaction Processing System (TPS)
TPS ini berguna untuk proses data dalam jumlah yang besar dengan transaksi bisnis yang rutin.
4.       Office Automation System (OAS)
Sistem aplikasi ini berguna untukmelancarkan komunikasi antar departemen dalam suatu perusahaan.
5.       Knowledge Work System (KWS)
Sistem ini mengintegrasikan satu pengetahuan baru kedalam organisasi agar para tenaga ahli dapat di terapkan pada pekerjaan mereka, dan masih banyak contoh-contoh yang lainnya.



Sumber : www.kembar.pro